Hanya beberapa menit setelahnya ia keburu tak nafsu. Bukan karena rasanya yang tak enak atau karena kebrutalan Maya di meja makan. Melainkan kehadiran Langit dan ... Fira secara tiba-tiba membuat suasana menjadi aneh. Maya menyadari perubahan wajah Clarisa, gadis itu mengikuti arah pandang sohibnya. Kedua matanya melebar saat melihat dua sejoli di depannya menghampiri meja makan mereka. Maya udah ancang-ancang mau melempar meja makan kalau Langit berulah lagi. "Ngapain lo di sini?" tanya Maya sinis. Langit memaklumi mimik wajah Maya yang jelas sekali terlihat tak suka dengan kehadirannya, dia pikir pasti mantan pacarnya Kemal itu masih belum melupakan kejadian Minggu lalu di kantin. Cowok itu mengalihkan pandangannya pada Clarisa. Langit tersenyum, wajah Clarisa selalu saja nampak dat

