Mobil colt pun berhenti di samping Nathan yang sudah terlihat kecapean, nafasnya sangat memburu, karena berlari sudah begitu jauh menyelamatkan diri dari kejaran para warga Kampung Cisaga. "Naik, naik, Ayo naik....!" teriak orang dari dalam namun orang itu tidak nampak karena tertutup oleh kaca jendela mobil yang tidak dibuka. Tanpa berpikir panjang Nathan pun menaikkan tubuh Jasmine ke Bak belakang, kemudian dia pun ikut naik. Setelah menaikkan penumpang mobil pun melaju kembali dengan begitu kencang menghindari kejaran warga Kampung Cisaga yang semakin mendekat. mobil itu terus melaju menjauh dari kampung sagaranten Kampung konflik yang tidak pernah berakhir. Nathan menarik nafas lega, karena terbebas dari bahaya Pati yang mengancamnya, keringat bercucuran membasahi tubuh bercampur

