Rombongan Darman pun berlari mengikuti jejak Nathan dan Abduh yang sudah melarikan diri, mereka harus kesusahan karena kendaraan yang berada di kampung Sagaranten mereka bakar semuanya tak tersisa meski hanya satu. Asap asap mengepul dari rumah yang dibakar dari kendaraan yang mereka hanguskan, teriakan dan tangisan bercampur menjadi satu bahkan ada beberapa wanita yang memiliki keberanian atau merasa frustasi dengan kejadian yang menimpa keluarganya, melempari Sutardji dengan batu yang ada dekatnya. namun sutarji tidak terlalu mempedulikan serangan itu karena menurut dirinya bertarung dengan wanita itu adalah perbuatan seorang pengecut, Sutardji hanya mau menghancurkan pihak laki-lakinya saja karena laki-laki lah yang suka membuat kerusuhan. Mereka terus berlari sampai akhirnya berhen

