Melihat serangan yang datang ke arah d**a, Dadang hanya menggeserkan kaki kirinya ke arah samping untuk menghindari serangan musuhnya, kemudian tangan yang kanan menyerang ke arah belikat Darman, namun pemuda itu tidak tinggal diam dengan segera menarik tangan yang tadi dipakai menyerang untuk membendung serangan Dadang yang membahayakan. Bugh! Tinju dan sikut pun beradu menimbulkan suara yang terdengar memilukan, karena serangan itu sangat kencang, mungkin kalau dibiarkan tulang rusuk Darman bisa patah, beruntung dia bisa membendung serangan itu sehingga tubuhnya bisa terselamatkan. Setelah membendung serangan musuh, tangan yang sebelah kiri Darman gunakan untuk menyerang mengarah ke arah wajah Dadang, namun Dadang pun menahan dengan menggunakan telapak tangan, hingga akhirnya perta

