"Nanti aja lagi tanggung nih!" jawab Nathan yang tidak mau diganti, karena merasa tanggung dirinya sedang On Fire bahkan dia sudah mencetak satu gol. "Penting katanya. ya sudah Akang temui biar saya ganti terlebih dahulu." jawab Roni menjelaskan. "Halah mengganggu aja!" gerutu Nathan sambil keluar dari lapangan kemudian dia pun berjalan menuju ke Saung untuk menemui sahabatnya. Setelah sampai di saung, tiba-tiba Abduh pun memeluk dengan Nathan membuat pemuda itu Terkesima. dia hanya diam sambil menepuk-nepuk bahu sahabatnya, mungkin dia beranggapan kalau Abduh sedang menemukan kesedihan. "Sudah sabar aja! masih banyak cewek yang lain yang mungkin menerima kekuranganmu." ucap Nathan yang merasa kasihan. "Maksudnya?" tanya Abduh sambil melepaskan pelukannya, kemudian dia menatap sa

