Brak Secangkir kopi panas tanpa sengaja jatuh mengenai tangan Nathan. Sudah beberapa kali ini dia ceroboh, memikirkan sesuatu. Sudah lama dia berhasil melupakan Leviana, entah mengapa wanita itu tiba-tiba bergelung di kepalanya. Perasaannya menjadi tidak enak, dia khawatir tentang kondisi Leviana. Nathan membereskan pecahan kaca, memasukkannya ke plastik berwarna hitam. Dia tidak ingin merepotkan siapa pun di sini. Hal yang bisa dia lakukan, akan dia lakukan sendiri. Meski di sini ada tiga asisten rumah tangga, tapi Nathan berusaha mandiri. Tinggal di sini sampai beberapa waktu adalah pilihan yang tepat. Di sini dia mendapatkan ketenangan dan juga kasih sayang. Lambat-laun Nathan mulai beradaptasi. Dia mulai menyukai pekerjaan di sini. Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, hanya saja p

