“MAMA… PAPA… BUKA PINTUNYA…” Mita terbangun begitu mendengar teriakan Alex yang disertai gedoran pintu. “Bang, kita kesiangan!” Mita memekik sambil mengguncang tubuh suaminya, matanya membulat melihat jam yang menggantung di dinding sudah menunjukkan pukul setengah delapan pagi. Lelaki itu tampak mengucek matanya, peristiwa semalam, nyatanya sangat melelahkan dan membuat lelaki yang tak pernah absen bangun pagi itu mengantuk pagi ini. “Lima menit lagi deh, mataku masih sepet banget.” Ujarnya menarik Mita dalam pelukannya. “Bang aku serius, udah jam setengah delapan. Alex udah teriak-teriak di depan.” Mita menyahut sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan Jefry. “Apa?! Jam setengah delapan?” pekiknya terkejut. “Noh, lihat tuh.” Mita menunjukkan ponselnya di depan wajah Jefry.

