Pagi ini, Mita berangkat ke kampus dengan wajah kusut dan lingkar hitam disekitar matanya. Perempuan itu turun perlahan dari mobil ayahnya. Dua temannya pun tampak menunggu kedatangannya sejak beberapa menit yang lalu. “Pagi Om…” sapa Aji dan Hikna bersamaan. Pak Surya tampak mengangguk dengan ramah. Lelaki itu pun tampak menyempatkan diri turun dari mobilnya untuk menyapa teman-teman Mita. “Apa kabar kalian berdua?” tanyanya menatap Aji dan Hikna bergantian. “Baik, Om. Om sendiri gimana?” tanya Aji atusias. “Baik.” jawab lelaki itu tersenyum ramah sambil menepuk bahu Aji dua kali. “Om, titip Mita ya, tolong jaga baik-baik, jangan biarkan lelaki b******k itu mendekatinya.” Mita sontak menoleh ke arah ayahnya dengan kedua mata membulat sempurna. Ia tau betul siapa lelaki b******k ya

