“Apa kau sudah memiliki kekasih?” Gretha terkejut dengan aksi tiba-tiba sang majikan. Gadis kecil itu tak berani mengangkat kepalanya menatap Kendrick. “S-saya tidak memiliki kekasih, Tuan.” Sebelah alis Kendrick terangkat menatap Gretha dengan ekspresi kurang percaya. “Jika memang kau tidak memiliki kekasih, lalu kenapa kau tidak bersedia menikah kontrak dengan saya?” Gretha menghembuskan napas pelan. “Sudah saya jelaskan, Tuan. Saya tidak ingin ada pernikahan dua kali. Apalagi pernikahan pertama adalah nikah kontrak. Saya ingin pernikahan hanya ada satu kali seumur hidup saya.” “Bagaimana jika saya tetap memaksa?” Gretha terkejut, dia mengkat kepalanya dan semakin terkejut saat melihat d**a bidang Kendrick terpampang nyata tepat di depan matanya. Posisi Kendrick masih mengungkung

