Sett ... Gretha terkejut saat tiba-tiba Kendrick menarik dagunya. Wajah gadis itu kini kembali berhadapan dengan wajah arogan sang majikan. Kendrick memandang Gretha dengan mata tajamnya. Pria itu seakan sedang menilai jawaban Gretha dari ekspresi wajah gadis kecil itu. “Kau berbohong. Katakan yang sebenarnya? Apa yang membuatmu tak fokus? Apa aku sedang merencanakan sesuatu saat itu?” Gretha menggeleng. “Tidak ada rencana apa-apa, Tuan. Bahkan rencananya saya ingin minta maaf kepada Anda atas kejadian tadi pagi saat lari pagi. Tapi ternyata saya malah melakukan kesalahan lagi dengan begitu ceroboh. Saya sungguh tidak ada maksud lain, Tuan.” Gretha menyahutnya dengan nada cukup tenang, meski bibirnya sedikit bergetar. Bagaimana tidak, jika kini wajahnya benar-benar berdekatan dengan K

