Gretha bergegas mengayun langkah ke arah ruangan makan mansion mewah tersebut. Dua manusia sudah berada di meja makan, bersiap untuk sarapan. “Selamat pagi, Tuan, Tuan Muda.” Gretha menyapa dengan suara lembutnya seperti biasa. Suara Gretha mengalihkan perhatian dua laki-laki di meja makan tersebut. Kyler langsung tersenyum senang melihat wajah Gretha yang sedari tadi ditunggunya. “Gretha, ternyata kamu benar-benar masih di sini. Aku pikir kamu sudah tidak di sini.” Kyler turun dari kursinya dan memeluk kaki Gretha. Kendrick memperhatikan pergerakan sang putra. Dia melirik Gretha yang sudah berjongkok dan berbicara dengan Kyler. Tiba-tiba pikiran Kendrick kembali membayangkan kejadian tadi malam. Pria itu melotot saat melihat Gretha sedang tersenyum kepadanya. Kendrick langsung menga

