38. Pretend

1919 Kata

Queen mengerjapkan matanya, menatap sekeliling kamar yang masih gelap walaupun sekarang sudah pagi. Queen menatap Robert yang tertidur di sampingnya. Kamu bahkan tidak tidur dengan memelukku. Robert telah mengganti pakaian yang di gunakannya semalam dengan piama tidurnya. Tangan Queen terulur untuk mengusap pipi Robert, namun mengurungkannya tak kala mengingat apa yang baru saja terjadi semalam. Queen menatap Robert yang masih tertidur dengan ekspresi kecewa. Queen bangun lalu terduduk di ranjang dan meraih ponselnya. Queen mengerutkan keningnya tak kala melihat pesan dari Nelson yang mengatakan jika kakaknya itu akan datang mengunjunginya hari ini. Ada urusan apa kakak mau berkunjung? Aku yakin dia akan mengejekku karena mengira aku baru saja melepas keperawananku semalam. Karena tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN