CHAPTEE 15

633 Kata

" Eh...ma...udah nih baru aja selesai. Ya udah yuk. " kata ocha terbata bata takut didengar pembeli lain Mereka akhirnya sudah berada didalam mobil dan mau menuju kantor property. Disana pritty dan bram memilih rumah yang minimalis. " Sayang kamu pilih yang mana ? Sayang kenapa masih panggil mas trus sih. Panggil yang sayang juga dong. " " Iya iya sayang. Kayaknya saya pilih yang ini gimana sayang ? Sederhana, gak terlalu besar dan harganya juga medium. " " Ah baiklah kalau kamu suka. Pak sayam ambil yang ini ya. Apa kami bisa melihat rumahnya sekarang ? " " Baik pak. Oh boleh sekali pak. Mari saya antar kelokasi. " Kata pemilik property menemani mereka yang gak jauh dari lokasi. " Nah ini pak rumahnya. Saya akan buka pintunya pak bram bisa lihat dalamnya. Nanti kalau ada yang kurang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN