CHAPTEE 14

957 Kata

Sekembalinya bram mengantarkan pritty dan lola. Bram sampai di apartemennya merebahkan badannya di kasur memandang langit langit kamar. Bram bingung kalau orang tuanya datang kerumah pritty. Bram sudah bisa membayangkan ekspresinya. Tiba - tiba ide muncul dikepala bram. Semoga pritty setuju dengan idenya. Keesokannya bram berangkat kantor seperti biasanya. Dia tidak pernah menggunakan jasa supir untuk berangkat dan pulang kantor kecuali dia sedang malas membawa mobil sendiri. Aura bram selalu membawa energi positif dikantor karena dia tidak pernah marah namun orang segan dengannya. " Pagi semua. Tolong bacakan jadwalku hari ini ya. " Kata bram sambil menunjuk sekretarisnya " Baik pak bram " jawab sekretaris bram kemudian masuk di ruangan bram dan mulai membacakan jadwal bram satu pers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN