Hari bahagia itu tiba pada hari ini. Hari di mana Samuel akan mengucapkan ijab qobul di hadapan penghulu, kedua saksi, orang tua, keluarga, para tamu undangan, dan yang paling utama adalah di hadapan Tuhan. Hari di mana tanggung jawab Edo terhadap Anna sepenuhnya akan jatuh ke dalam genggaman Samuel. Acara pernikahan bertema putih itu akan dilangsungkan di sebuah gedung besar dengan dekorasi yang megah serta mewah. Meski jantung sudah seperti akan loncat dari tempatnya, kedua sudut bibir Anna terus mengukir senyum manis. Menatap diri yang sedang dirias melalui pantulan cermin. Pintu ruangan terbuka, Edo tersenyum haru menghampiri putri semata wayangnya yang sudah terlihat cantik dan siap dengan siger Sunda yang telah terpasang indah. "Nah, udah beres sekarang. Heumm, cucok deh ah. Can

