Sambil menggosok rambut yang basah menggunakan handuk, Samuel melangkah keluar dari dalam kamar. Langkahnya terayun menuju dapur, mengambil gelas lalu menuangkan air ke dalamnya. Suara ketukan pintu yang terdengar membuat pandangannya teralihkan. Samuel menyimpan gelas yang sudah ia teguk airnya di atas meja. Berjalan ke arah pintu utama apartemen. "Gerah body gue, Bos! Panas banget di luar anjir!" Jerry nyelonong masuk begitu pintu Samuel buka. Jerry menghempaskan tubuhnya ke atas sofa. Berbaring di sana dengan mata terpejam. Samuel turut bergabung dengan Jerry. Duduk di single sofa lalu menyalakan televisi. "Gue kira lo ikut ke London sama Bokap Nyokap lo," ucapnya. "Pengen sih. Sekalian refreshing. Tapi ya lo mikir lah, Njir. Kalo gue ikut ke London itu artinya gue gak bakal jadi s

