"Good night, Mas." Tut! Tut! Tut! "Argh!" Samuel melempar handphone nya ke atas tempat tidur. Mengacak rambut frustasi dengan napas memburu. "Kenapa jadi seperti ini? Apa yang mesti dipertimbangkan, Anna?" geram Samuel yang tidak mengerti dengan jalan pikiran perempuan itu. Samuel berdecak kesal. Kemudian melangkah keluar dari dalam kamar. Langkahnya terayun menuju halaman samping rumah. Duduk di atas bangku taman yang berada di bawah pohon mangga. Kepalanya mendongak, menatap langit malam tanpa bintang. Sepertinya hujan akan turun malam ini. Samuel terpejam sejenak. Memikirkan apa ucapan Anna sebelumnya. Bagi Samuel, hubungan nya dan Anna sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan perselingkuhan Edo dan Sari. Statusnya dengan Daniel pun hanya sebatas saudara tiri, mereka tidak satu

