Chapter 38 - Sebuah Harapan

2047 Kata

Sedikit ada adegan 18+ Anna terkesiap saat merasakan sepasang tangan memeluknya dari belakang. Siapa lagi kalau bukan Samuel? Mereka di dalam apartemen hanya berdua saja. "Lagi apa?" Samuel bertanya seraya menyimpan dagu nya di atas bahu Anna. Sedangkan perempuan itu kini bersandar nyaman di dadaa bidang Samuel. "Mengangumi ciptaan Tuhan," jawab Anna. Lalu ia menunjuk ke arah langit."Lihat deh, Mas. Cantik banget kan cuaca pagi ini? Langit nya biru-biru manja," lanjut Anna berucap. Samuel mengangguk, menyetujui ucapan sang kekasih. Turut memandang indah nya langit di pagi ini. Seperti suasana hati dua insan itu yang saat ini sedang berdiri di balkon kamar apartemen. "Mau berangkat sekarang ke rumah sakit nya? Atau nanti aja?" Samuel melontarkan pertanyaan. Anna sedikit mendongak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN