Anna terbangun dari tidur nya. Memicingkan mata sembari mengedarkan pandangan ke sekeliling. Sampai akhirnya ia tersadar jika dirinya tidur di apartemen Samuel. Kemudian ia menjatuhkan pandangannya pada jam yang menggantung di dinding, ternyata baru pukul dua dini hari. Anna menutup mulut nya saat menguap. Lalu menggaruk kepala nya yang terasa gatal. "Mas Samuel pasti udah di rumah sakit," gumam nya. "Aduh, laper banget lagi ini perut," ringis Anna sambil mengusap perutnya yang keroncongan. Anna menurunkan kaki nya dari atas tempat tidur. Melangkah masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh wajah terlebih dahulu. Baru setelah itu, ia keluar dari kamar menuju dapur untuk mencari makanan. Bibir nya mengerucut saat tidak menemukan makanan di sana. "Gak ada makanan lagi. Duh, mana perut gak

