"Mas, aku izin ke belakang sebentar ya." "Iya, Sayang. Mau ditemenin gak?" Samuel tersenyum jahil. Anna memicingkan mata pada laki-laki itu. "Gak usah, makasih." "Hehe, ya udah sana. Hati-hati" "Iyaaa. Mas juga hati-hati di sini," balas Anna membuat kening Samuel mengerut bingung. "Hati-hati? Aku kan cuma duduk di sini doang. Gak kemana-mana," jawab Samuel. Anna tersenyum miring seraya bangun dari posisi duduknya. Lalu mengusap bahu Samuel sambil mendekatkan wajah ke telinganya. "Hati-hati mata dan hatinya di jaga buat aku," bisik Anna, lantas berlalu begitu saja. Samuel terkekeh geli. Mengusap wajah beberapa kali, lalu menoleh menatap punggung Anna yang semakin jauh. Sementara itu, ada seseorang yang tak berhenti memantau pergerakan Anna. Senyum smirk nya terukir saat melihat Ann

