Pamit

1180 Kata

Alisha merapikan barang-barang yang akan dia bawa untuk pindah dari sini, berikut semua barang milik Kyara. Kakaknya sudah mengabari kalau sudah menemukan tempat untuk mereka. Setelah ini dia akan berbicara dengan Karina perlahan-lahan agar wanita itu tidak syok. Setelah menutup toko, Alisha mengajak Karina untuk mengobrol sebentar. "Sha, buatkan teh dulu, Tan," ucapnya seraya masuk ke dapur membuat teh hangat. Alisha kembali ke depan dengan nampan berisi teh dan cemilan untuk teman mengobrol mereka. Gadis itu meletakan satu persatu ke atas meja, kemudian duduk di depan Karina. "Kapan kamu mengunjungi Evan lagi, Sha?" tanya Karina membuka obrolan. Alisha terdiam, dia sempat terkejut dengan pertanyaan Karina barusan. Gadis itu mengembuskan napas perlahan, dia berdoa dalam hatinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN