Setelah dua hari tidak saling bertemu dan Kiran hanya membalas pesan Abian sekadarnya, kini pria tersebut keluar dari lift dengan sangat bersemangat. Ia sangat ingin bertemu kekasih hati yang sangat ia rindukan tersebut. Abian memasuki ruangannya dan menekan nomer telepon Kiran yang tadi tidak berada di meja kerjanya padahal Abian sudah sengaja datang sedikit terlambat hanya untuk bisa melihat sang kekasih terlebih dulu. " Halo, pak Abian..." jawab Kiran. " Kamu dimana?" tanya Abian karena mendengar suara deru angin dari sekitar Kiran. " Saya lagi di jalan sama ibu Sofia, pak." " Apa?! Kenapa bisa gitu?" " Asisten ibu Sofia lagi sakit. Jadi beliau minta untuk saya temani, pak." " Dia yang minta tolong atau kamu yang menawarkan?" tanya Abian sinis karena kesal. " Saya... Saya..." "

