Kiran duduk dengan lesu di meja kerjanya. Ia baru saja kembali dari ruang HR untuk mengajukan pengunduran dirinya namun hal tersebut tidak berjalan dengan baik karena Abian menerapkan peraturan jika siapapun yang akan mengundurkan diri dari perusahaannya, mereka harus meminta persetujuan dari Abian terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan surat referensi pekerjaan mereka. Padahal Abian adalah orang terakhir yang ingin Kiran temui di muka bumi ini. Perasaan kesal, marah, kecewa dan malu membuat Kiran tidak ingin lagi bekerja di tempat yang sama dengan Abian. Kiran mengumpulkan keberaniannya untuk berjalan ke ruangan Abian agar masalah ini dapat cepat ia selesaikan dan mencari pekerjaan yang baru. " Masuk." jawab Abian ketika Kiran mengetuk pintu ruangannya dengan jantung yang berdetak he

