" Bian... Bian..." panggil Kiran sambil sesekali menggerakkan tubuh atletis Abian yang nampak sedang tidur dengan gelisah. Abian terus bergumam dalam tidurnya yang membuat Kiran terbangun dan sedikit terkejut karena pria tersebut memeluknya sangat erat bahkan menyakiti lengannya. " Tidak... Tidak... Jangan..." ucap Abian yang terus mengucapkan kata- kata tersebut. " Mama... Mama..." sambung Abian. " Bian... Bian kamu kenapa?" tanya Kiran sambil memegangi wajah Abian yang nampak berkeringat. Abian mengerutkan keningnya dengan wajah yang terlihat sedih hingga membuat Kiran semakin menggerakkan tubuhnya. " Abian... Sayang..." ucap Kiran sedikit mengangkat kepalanya. Abian kemudian terbangun dengan matanya yang terlihat panik dan sembab lalu menatap Kiran yang nampak khawatir. " Kiran.

