Kiran mengangkat telepon genggamnya yang berdering ketika ia sedang membereskan meja kerjanya dan bersiap untuk segera pulang ke rumahnya. " Halo, pak Abian..." sapanya dengan sedikit tidak bersemangat. " Kiran, laporan hasil meeting tadi pagi sudah selesai?" tanya Abian. " Sudah pak. Saya simpan dalam USB karena tadi bapak pulangnya cepat dan saya letakkan di dekat laptop bapak." "Bagus. Bisa kamu antar ke apartment saya? Sekalian sama laptop yang ada di atas meja tadi." " Ng... Sekarang pak?" " Jam 8 saja. Saya masih ada urusan sebentar." " Baik pak..." " Oke. Saya tunggu." ucap Abian santai dan langsung memutuskannya. Kiran lalu menatap layar ponselnya dan nampak kecewa dengan cara Abian berbicara kepadanya. " Buru- buru banget sih... Emang dia lagi ngapain?" " Ahhh... Udahl

