" Bian, kenapa kamu baru cerita semuanya sekarang?" tanya Refan tak habis pikir Abian bisa menyimpan hal seperti ini sepanjang hidupnya. " Menurut kamu? Apa aku bisa menceritakan hal memalukan ini sama orang lain? Dia mama ku. Orang yang selalu terlihat sempurna di mata semua orang, bahkan Arisa. Tapi aku yakin papa juga tahu soal ini hanya saja ia tidak ingin anak- anaknya terluka. Kamu tahu, saat papa sakit, akulah yang selalu ada di dekatnya. Dan dia selalu bilang kalau dia baik- baik saja." " Aku... Terus terang nggak tahu harus bilang apa. Aku nggak nyangka kamu menyimpan semua ini puluhan tahun lamanya sendirian. Kenapa kamu nggak cerita sama kak Arisa?" " Kamu kira akaan bagaimana reaksinya nanti?. Dia sangat mengagumi papa dan mama. Sama seperti kebanyakan orang. Dan lagipula se

