Abian berjalan membukakan pintu apartemen miliknya ketika ia mendengar suara bel yang berbunyi. Ia sedikit mempercepat langkahnya karena tahu siapa yang sedang berada di balik pintu tersebut. " Kamu kemana aja? Kok lama?" tanya Abian ketika ia membuka pintunya. " Aku masih harus tungguin balasan email tadi. Malah aku nggak enak sama supir kamu karena nungguin aku agak lama. " jawab Kiran. " Ya udah... Sini tas kamu. Eh bentar..." ujar Abian lalu mencium bibir Kiran dengan lembut sebelum ia mengambil tas gadis tersebut. Meski cukup terkejut dan masih kikuk dengan apa yang Abian lakukan, namun Kiran juga tidak memprotesnya sama sekali. " Kamu lapar?" tanya Abian merangkul pundak Kiran dengan mesra. " Banget... Aku lapar banget." " Hehehe... Kalau gitu ikut aku. " ujar Abian terkekeh d

