23. Menolak Rindu

1135 Kata

Dua hari telah berlalu, tapi sayangnya kenangan itu masih saja membekas dalam ingatannya. Bagaimana cara Marvin melambungkannya dengan begitu penuh kelembutan, membuat Zeze merasa ada sesuatu yang kurang saat pria itu selalu saja pergi lebih awal atau bahkan Marvin tidak kembali ke apartemennya dan hal itu sangat membuat Zeze merasa kesepian. Terakhir kali ia melihat pria itu, adalah dihari yang sama dimana mereka terdesak dalam posisi yang... tidak menguntungkan bagi gadis itu. Sejak saat itu, Zeze belum pernah lagi melihat batang hidung pria itu. Tidak ada aturan ataupun ocehan yang selalu saja menyulitkannya. Sampai akhirnya sebuah pertanyaan muncul begitu saja, tanpa bisa di cegah dan terasa aneh bagi gadis itu. “Apa gue kangen sama si cowok kutub menyebalkan itu?” tanyanya pada diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN