25. Dua buah hukuman

1230 Kata

Memikirkan pertanyaan Reno padanya, membuat gadis itu sama sekali tidak bisa memejamkan matanya. Bayangan serangkaian kejadian antara dirinya dan Marvin benar-benar membuat gadis itu harus lebih sering menghela napas dalam. Semua yang ia lakukan bersama pria kutub dan menyebalkan itu ada hal yang tabu dan pertama baginya. Hal itu tentu saja membuat Zee merasa merinding siang dan malam saat ia mengingat betapa memabukannya sentuhan Marvin. Kasar, lembut dan begitu mampu membangkitkan sesuatu yang selama ini tertidur dalam dirinya. “Kenapa dia harus bertanya seperti itu? Gue ‘kan jadi terus kepikiran. Atau jangan-jangan si cowok kurang asem itu bicara yang enggak-enggak sama Si Reno? Nggak mungkin ‘kan, kalau dia tiba-tiba aja nanya kaya tadi?” gumamnya dengan kaki yang ia angkat ke atas,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN