Leta dan Geo saat ini tengah duduk di sofa panjang yang ada di ruang tamu. Kini mereka sudah seperti terpidana yang siap untuk mendengar putusan pengadilan untuk hukuman apa yang pantas untuk mereka dapatkan. Ibu Leta menatap ke arah Geo yang saat ini duduk di sebelah putrinya. “Untuk apa kamu datang kesini? apa belum puas kamu menghancurkan masa depan Leta?” Geo menatap ke arah Leta, begitupun dengan Leta yang menatap ke arah Geo. Ia lalu menepiskan senyumannya sambil menggenggam tangan Leta. “Percaya sama aku, semua akan baik-baik saja.” Geo lalu menatap ke arah ibunya Leta. Kini sudah saatnya dirinya menghadapi semua yang sudah dirinya lakukan selama ini. Ia akan menebus semua kesalahan yang sudah dirinya perbuat kepada wanita yang saat ini duduk di sampingnya. “Tante, saya tau apa

