Yakin kamu gak merindukan aku?

2178 Kata

Geo menatap langit-langit ruang kerjanya. Tatapannya kosong, tapi pikirannya mengingat kejadian semalam. Dimana dirinya hampir saja terbuai oleh rayuan Siren. Geo masih ingat, bagaimana Siren terus merayunya dengan kata-kata manis, dengan kedua tangan yang terus bergerak melepas satu persatu kancing kemeja yang dipakainya semalam. Bisikkan lembut dan hangat nafas Siren berhembus di telinganya, membangkitkan gejolak panas dalam tubuh Geo. Ia bahkan sampai tak menyadari, kalau Siren sudah berhasil menanggalkan kemeja yang dipakainya. Bahkan, saat Geo membuka kedua matanya, ia sudah melihat Siren melepas gaun yang dipakainya. Kini tubuh istrinya itu bahkan tak tertutup oleh sehelai benangpun, membuat tubuhnya semakin panas dingin. Geo tetaplah pria normal. Disuguhkan pemandangan seindah i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN