Aku bisa gila

2102 Kata

Geo saat ini tengah duduk di bangku taman depan rumah mertuanya. Ia sengaja menghindar dari keluarganya, karena dirinya tak ingin ikut gabung bersama dengan mereka, yang pastinya akan membicarakan soal anak yang memang Siren dan keluarganya inginkan. “Kok aku jadi kangen Leta ya. Sekarang aku telepon dia aja kali ya. Aku ingin mendengar suaranya.” Geo lalu mengambil ponselnya. Tapi, saat ia ingin menekan nomor Leta, entah mengapa ia menjadi ragu. Apakah sekarang dirinya akan menjadi pria yang lebih egois lagi? ia ingin melihat Leta bahagia, tapi ia juga tak bisa melepas Leta untuk saat ini. Entah mengapa, kata untuk saat ini terdengar begitu kejam ya? apakah suatu saat nanti Geo benar-benar akan melepas Leta? Membiarkan wanita itu hidup bebas tanpa kekangan darinya lagi? Geo merasaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN