Mantan kekasih

2540 Kata

Geo duduk di belakang Leta sambil memeluk Leta dari belakang. Terlihat Leta yang tengah bersandar pada dadanya yang bidang sambil menatap danau yang ada di depan mereka saat ini. Sudah lima belas menit berlalu, mereka masih betah duduk beralasan rumput menatap danau luas yang ada di depan mereka. Hanya percakapan seperti biasanya yang mereka obrolkan. Geo mengeratkan pelukan, lalu mengecup bahu Leta. “Pulang yuk, udah mau sore juga.” Leta mengangguk, lalu beranjak berdiri, tangan terulur untuk membantu Geo berdiri. “Tempat ini indah banget, Eo. Kapan kamu akan ajak aku kesini lagi?” tanyanya sambil melingkarkan kedua lengannya ke leher Geo. “Kapanpun kamu mau, Sayang,” ucap Geo sambil mencolek hidung mancung Leta. “Ta, gak apakan aku panggil kamu, Sayang. Gak ada yang marahkan?” Leta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN