Violet masuk ke dalam ruangannya, dengan mata sembab. Ia tidak bisa membohongi akan keadaannya yang memang tidak baik-baik saja, sejak Rezky mengganggu waktu istirahatnya tadi. Semua orang yang melintasi mejanya, pasti akan bertanya kenapa sampai matanya sembab seperti itu? Terlihat seperti sengatan lebah, tapi sayangnya ini jauh lebih buruk. Patah hati. "Vivi!" Darry masuk ke dalam ruang kerjanya Violet, dan memanggil namanya untuk segera ke luar menemui dirinya. Violet yang mendengar panggilan tersebut, segera beranjak dari duduknya. Ia tidak ingin membuat masalah lebih buruk lagi kali ini, dan pasrah saja untuk mendengarkan atasannya berbicara nanti. "Tunggu sebentar, Pak!" Violet buru-buru berjalan menuju Darry yang masih berdiri di depan pintu ruangan dirinya. "Ada yang bisa

