Esok harinya, Rezky datang ke kantor dengan menggunakan mobil mewahnya yang baru saja dibelikan oleh Nahwa kemarin. Ia sangat bangga sekali ketika melihat semua tatapan mata menyorot padanya, dengan decakan kagum. "Kenapa mata lo melotot begitu?" tanya Rezky, saat melintasi temannya yang tidak biasa kala melihat penampilannya yang berbeda di hari ini. Iya, sebenarnya hanya kendaraan saja yang berubah. Kalau dulu, masih mengenakan motor, dan sekarang menggunakan mobil. "Sombong banget baru pakai mobil begitu saja juga. Norak!" decih temannya, dengan bahu yang terangkat ke atas. Rezky melenggang pergi dari sana, tidak menggubris sama sekali perkataan temannya yang dianggap sirik oleh dirinya ini. Ia masuk ke dalam ruangan dan menegerjakan seluruh tugasnya dengan semangat, ketika bena

