Menatap cermin besar yang ada di lemari, seraya mengancingkan kemeja lengan panjang putih yang membalut tubuh kekarnya, Abdi tidak pernah menghapus senyuman di bibirnya. Dikala ingatannya mundur ke belakang. Saat pertama kali bertemu dengan Sherena. Bagaimana Sherena menemuinya dan menawarkan diri menjadi pengantin pengganti untuknya. Hal yang sangat mengejutkan sekaligus membingungkan. Menikah dengan gadis yang baru pertama kali dijumpai. Gadis yang selalu membuatnya terjatuh dari ranjang setiap pagi, karena mendapatkan tendangan maut yang mematikan. Abdi terkekeh sendiri. Dikala ingat sebuah gelas kaca nyaris menghantam kepalanya ketika masuk kamar tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Alhasil, ia tidak sengaja melihat Sherena yang tengah berganti pakaian. Gadis itu dulu tak tersent

