Tuduhan Tidak Beralasan

1123 Kata

Hari-hari di kantor bagaikan neraka bagi Asmi. Hanya Ira dan Pak Narto yang memberikan sepenuhnya dukungan kepada ibu tiga anak itu. Karena tidak membuat kue-kue lagi, dia pikir tidak akan lelah seperti hari-hari sebelumnya. Namun, tetap saja, insomnia menyerangnya tanpa Ampun. Asmi tetap terbangun dini hari dan melek sampai pagi. Selama matanya tidak terpejam, Asmi terus memikirkan banyak hal, terbersit dalam pikirannya untuk resign dan mencari pekerjaan di tempat lain. Sayangnya zaman sekarang jangankan menerima karyawan baru, karyawan yang ada pun malah di PHK karena kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Lari bukanlah jalan keluar dari masalah yang tengah terjadi, justru itu adalah tindakan seorang pengecut. "Mami," sapa Kanaya. Asmi menoleh, nasi goreng di depannya hanya diadu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN