Restu Emak, Restu Langit

1596 Kata

Bandung Garut itu dekat, tetapi ketika Ujang menyusuri jalanan untuk pulang dari Ibu Kota Jawa Barat itu rasanya jauh sekali. Raganya terus bergerak dibawa laju motor, tetapi hatinya jauh tertinggal di rumah makan tadi. Ternyata menaklukan anak kecil jauh lebih sulit daripada meluluhkan hati ibunya. Kalau boleh memilih Ujang juga ingin menikah dengan perempuan single, tidak ada rintangan untuk menuju ke pelaminan. Tinggal lamar, nikah. Tidak perlu meluluhkan anaknya, tidak perlu bujuk Emak agar menerima menantu sepaket dengan cucu. Namun, takdir selalu berkata lain dengan hati dan kehendak diri. Meski begitu, dia percaya ada kebahagiaan dibalik perjuangan yang panjang ini. Melalui ojek online, Ujang sengaja mengirimkan bingkisan yang belum sempat mereka bawa. Diterima sukur jika pun ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN