Pak Narto baik sekali karena merahasiakan rencana Asmi untuk resign dari kantor. Enam hari tersisa di perusahaan itu tidak banyak perubahan dan tidak memberikan kesan baik. Kecuali fakta kalau dia tidak bersalah mengenai kasus keracunan Pak Geri. Asmi mendapat dukungan dan kekuatan dari keluarga dan juga Ujang. Asmi bersyukur, Ujang tidak pernah nuntut banyak hal, tidak harus selalu berkabar jika memang Asmi tidak sempat dan sibuk. Obrolan tiga puluh menit sebelum tidur lebih dari cukup untuk menjaga hubungan jarak jauh mereka. Tepat di hari terakhir, Pak Narto dan kepala divisi Asmi mengadakan morning meeting yang dihadiri oleh seluruh karyawan di divisi Asmi. Serta perwakilan dari divisi lainnya. Semua karyawan mengira itu hanyalah meeting bulanan yang biasa diadakan tiap divisi. Pak

