bc

DESAH RAHASIA ISTRI PENGGANTI

book_age18+
87
IKUTI
1.0K
BACA
revenge
forbidden
love-triangle
contract marriage
family
HE
escape while being pregnant
pregnant
kickass heroine
heir/heiress
drama
bxg
bold
city
office/work place
lies
secrets
like
intro-logo
Uraian

Delvin menatap bercak-bercak merah pada seprai dan tersenyum dengan lebar. "Ternyata memang masih perawan dan kamu juga benar-benar memuaskan. Saya akan tinggal beberapa hari di sini. Jadi, kamu tidak perlu kemana-mana dan pakai saja pakaian dari lemari sebelah kiri itu," ucap Delvin seraya pergi ke arah kamar mandi.

Bagi Gianna (25tahun), menjadi seorang istri pengganti di atas ranjang tidaklah pernah terlintas di dalam benaknya sama sekali. Tapi karena ia baru saja dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja dan masih memiliki banyak tumpukan hutang bekas biaya perawatan mendiang ayahnya semasa sakit, mau tidak mau Gianna pun harus menjalaninya. Menyembunyikan status pernikahan dan menjadi pelampiasan bagi seorang Delvin Yuda Bhaswara. Atasan sekaligus suami yang telah memiliki istri sah yang tengah sakit keras. Ketika status Gianna ketahuan, istri sah Delvin pun shock, hingga Delvin harus kehilangan orang yang paling ia kasihi dan menyalahkan Gianna atas segala hal yang terjadi.

Gianna pun pergi sejauh mungkin, ketika ia hampir saja meregang nyawa di tangan Delvin sendiri. Tanpa Delvin tahu, bila saat itu juga ada benihnya di dalam rahim wanita, yang mendadak jadi orang yang paling ia benci. Lantas, bagaimana saat takdir mempertemukan mereka kembali?

chap-preview
Pratinjau gratis
Demi Keluarga
"Pelan, Mas! Itu sakit!" Suara Gianna seolah bak sebuah angin lalu. Karena pria yang sedang mengendalikan tubuhnya ini sama sekali tidak peduli dengan jeritan maupun rintihannya. Tanpa cinta dan hanya ingin memenuhi kebutuhan biologisnya saja. Sebab, beberapa bulan terakhir ini wanita yang ia cintai sekaligus istri sahnya sendiri sedang tidak bisa melayaninya. Bukan dia tidak mau. Tetapi kondisi fisik yang sedang tidak memungkinkanlah penyebabnya. * * Satu hari sebelumnya. "Jadi bagaimana? Apa kamu mau menjadi teman tidur saya? Tentunya, dengan harga yang pantas dan fasilitas lainnya yang akan kamu dapatkan," tanya Delvin Yuda Bhaswara seorang pria beristri yang usianya sekarang ini menginjak tiga puluh tahunan. Masih menggebu-gebu di atas ranjang dan sedang mencari tempat untuk melampiaskan keinginannya yang belakangan ini belum tersalurkan. "Nikahi saya, Pak. Setidaknya berikan saya status yang jelas, bila Bapak benar-benar menginginkan saya." Delvin tersenyum dan bahkan hampir saja tertawa keras di dalam ruangannya ini. Wanita ini, sudah diberikan kesempatan bagus tetapi malah jadi tidak tahu diri. "Apa maksud kamu hm? Kenapa kamu malah menuntut untuk dinikahi? Saya ini punya istri yang sangat saya cintai. Dia hanya sedang sakit. Sedang tidak bisa melayani saya selayaknya seorang istri. Jadi niat saya bukan untuk mencari penggantinya," ucap Delvin dengan senyuman miring. "Tapi kenyataannya, Bapak menginginkan saya untuk mengambil kewajiban istri Bapak itu kan? Jadi apa salahnya, kalau saya ingin ada status. Kalau Bapak nggak mau ada status, ya Bapak bisa cari di pinggiran jalan sana. Lagian, saya ini masih perawan, Pak! Belum pernah disentuh siapa-siapa!" cetus Gianna. Ia sadar betul, bila sampai menerima penawaran ini saja sudah salah. Tapi jangan sampai bertambah salah lagi, karena menjadi seorang simpanan. Ya setidaknya, status istri kedua sedikit lebih baik. Karena ia akan diambil secara baik-baik di depan keluarganya, bukan seperti wanita murahann yang hanya dibayar tanpa diberikan kepastian. Anggap saja bayaran itu sebagai nafkah karena menjadi seorang istri. Delvin mengusap-usap janggut tipisnya sambil berpikir. Ia bisa saja menyewa seorang LC atau semacamnya. Tetapi, resiko tertular penyakit pun tidaklah main-main. Kalau saja istrinya tidak sedang sakit keras, ia juga tidak mau sampai nekat begini. Seleksi karyawan baru mendadak jadi ajang untuk mencari seorang wanita yang akan menghangatkan ranjangnya. Tadi gadis ini mengatakan, bila dia belum tersentuh dan itu artinya dia bersih serta tidak akan memberinya penyakit juga kan? Hanya sebuah pernikahan yang tidak harus dicatat oleh negara. Rasanya sah-sah saja. Tidak perlu sampai melakukan pesta besar-besaran, hanya cukup mengesahkan di depan saksi dan juga penghulu. Beres sudah. "Ok baiklah. Saya terima syarat dari kamu dan saya juga, akan segera membuat surat perjanjian dan beberapa poin kesepakatan yang harus kamu tanda tangani. Lalu setelah itu, kita akan melakukan hal yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan tadi. Jadi sekarang, kamu silahkan tunggu di sana. Biar saya dan asisten saya ini membuat surat perjanjiannya terlebih dahulu," ucap Delvin seraya menoleh ke arah sofa yang ada di ruangan ini. Dua pria di dekat meja berdiskusi. Sementara Gianna duduk canggung sambil mengirimkan pesan kepada si pemberi hutang. Isinya, tentu saja mengatakan bila ia akan segera melunasi hutang-hutangnya dalam waktu dekat ini. "Gianna kemari lah!" panggil Delvin dan Gianna pun kembali duduk di hadapannya dan diberikan lembaran kertas oleh asistennya Delvin. "Bacalah dan tanyakan hal-hal yang tidak kamu pahami." "Ini? Saya nggak boleh bilang ke siapapun kalau kita menikah?" tanya Gianna yang langsung menoleh kepada Delvin, saat point pertama perjanjian ini dia baca. "Iya. Tentu saja. Memangnya kamu pikir, saya mau mengumumkannya di depan orang banyak? Kamu jangan terlalu percaya diri Gianna. Cinta saya hanya untuk istri saya seorang. Dan kamu? Kamu hanya untuk menemani tidur saya saja, tidak lebih. Jadi apa yang kamu harapkan huh? Ingin orang mengenal kamu sebagai Nyonya Bhaswara? Begitu?" Senyuman remeh yang sangat memuakkan itu. Gianna ingin sekali melemparkan kertas ini ke wajah laki-laki yang berucap benar-benar sangat sembarangan sekali ini. Siapa yang ingin disebut Nyonya? Dia hanya tidak mau dipandang sebelah mata oleh orang. Masa depannya masihlah panjang. Minimal, bila di masa depan nanti ia menikah dengan jodoh yang tepat, laki-laki itu tahu bila ia pernah menikah dan laki-laki gila inilah mantan suaminya. Gianna kembali melihat ke arah kertas tadi dan membaca lagi dengan seksama. Sampai ada kata-kata bila tidak mau menggunakan pengaman pun tidak luput dari sepasang bola matanya yang seketika membulat sempurna. "Pak! ini... kenapa tidak boleh pakai itu? Kalau saya hamil gimana?" Gianna panik bahkan perutnya jadi terasa mual, bila membayangkan harus benar-benar menjadi seorang istri rahasia, yang harus mengandung anak dari laki-laki ini juga. "Ya itu urusan kamu. Dan kamu bisa konsumsi pil pencegah kehamilan, bukan? Pokoknya, saya hanya ingin kenyamanan dan tugas kamu membuat saya merasakan kenyamanan itu." Gianna menggertakkan gigi. Geram sekali dengan arogansi pria yang satu ini. Tidak terbayangkan hidupnya bersama dengan pria ini. Tapi detik berikutnya Gianna pun menghela nafas dan membaca kembali poin demi poin isi perjanjian mereka, satu persatu sampai ia bisa menarik sebuah kesimpulan. "Sudah kamu baca semuanya?" tanya Delvin saat Gianna menaruh kertas tersebut di atas meja. "Iya, sudah. Jadi kesimpulannya, saya akan mendapatkan uang dimuka sebanyak lima puluh juta itupun setelah pernikahan. Lalu akan ada tunjangan setiap bulan sebesar dua puluh juta dan belum termasuk dengan upah saya saat bekerja di perusahaan ini juga." "Iya. Benar sekali. Sangat menggiurkan bukan? Saya yakin, kamu tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan bagus seperti ini dan juga, saya sengaja tidak langsung memberikannya dalam jumlah yang besar. Karena bisa saja kamu kabur setelah mendapatkan semua uang itu." "Terus, sampai kapan hal ini harus saya jalani? Di sini nggak tertera juga, Pak." "Oh iya, hal yang satu itu tentu saja sampai istri saya sembuh. Atau mungkin sampai saya bosan dengan kamu. Pokoknya, batas waktu hanya saya yang bisa menentukan. Bisa satu bulan, dua bulan. Mungkin juga satu tahun. Tergantung keinginan saya." Gianna bergeming. Lidahnya kelu tapi otaknya terus memaksa untuk bekerja extra. Biaya hidup ia dan keluarganya akan terjamin dan hutang pun akan segera beres. Poin pentingnya lagi, ia bukan seorang wanita simpanan. Ya meskipun akan menjadi seorang istri yang disembunyikan. Tapi setidaknya, ia memiliki status dan tidak akan mempengaruhi masa depannya juga nanti, ketika laki-laki ini membuangnya bak sampah. Oh ayolah, semua ini bukan semata-mata karena keinginannya sendiri. Hal ini tidak pernah terlintas juga di dalam kepalanya. Ini demi keluarganya. Demi adik-adiknya juga. "Jadi bagaimana? Kalau kamu setuju, kamu bisa langsung tanda tangani surat perjanjian itu dan besok, pernikahan akan langsung dilakukan." "Besok, Pak!?" seru Gianna yang bola matanya hampir saja keluar. "Iya, besok. Lebih cepat lebih baik. Saya tidak mau menunggu terlalu lama." Pria di depan Gianna ini bahkan sedang menggigiti bibir bawahnya sendiri. Kentara sekali, bila dia sedang menahan-nahan keinginan untuk menangkap mangsa dan segera menelannya bulat-bulat. Gianna telan salivanya sendiri. Dia diam lagi dan berpikir dulu sekali lagi. Ia akan jadi istri, bukan ani-ani. Jadi tidak apa-apa kan, kalau ia ambil keputusan ini? Bukan berniat untuk merebut suami orang juga. Ia cukup sadar diri. Lagi pula, yang ia butuhkan hanyalah uangnya saja. Apa lagi sekarang ini, ia sudah tidak memiliki pekerjaan. Kemana lagi ia harus mencari uang untuk biaya hidup sehari-hari, biaya sekolah kedua adiknya dan juga membayar hutang-hutang bekas biaya rumah sakit mendiang ayahnya yang sudah berbunga itu? Gianna mengembuskan nafas melalui mulut. Tangannya yang lemas itu merayap di atas meja dan mengambil bolpoin dari sisi kanannya. Dia mengguratkan tanda tangannya di atas kertas tersebut dan memberikan kertasnya lagi kepada Delvin. Delvin tarik dan lihat guratan tanda persetujuan Gianna di sana dan tersenyum penuh kepuasan. Akhirnya, permasalahan hidupnya yang satu ini akan segera teratasi. "Baiklah. Sampai berjumpa besok, calon istriku," ucapan yang menyapa indra pendengaran Gianna, namun terdengar bak sebuah cibiran yang begitu menggelikan. Istri, atau hanya sekedar tempat untuk menyalurkan nafsu bejatnya saja?

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

I Love You Dad

read
296.1K
bc

Revenge

read
36.3K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
42.2K
bc

SECRET LOVE AFFAIR (Dikejar Duda Posesif)

read
27.4K
bc

Putri Korban dan Janji Gelap Sang CEO

read
5.7K
bc

The CEO's Little Wife

read
683.2K
bc

Cinta Kantor Terlarang: Bos Galak yang Jatuh Hati

read
1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook