Belum sempat Karin menjawab, datang Frans berjalan ke arah pintu sambil menyapa Bella. "Hai, Sayang." "Sayang?" gumam Karin di dalam hati. Panggilan itu cukup mengejutkan. Dia berjalan mundur, lalu Frans berjalan maju menghampiri Bella. "Terima kasih kamu mau memenuhi panggilan aku." Frans bicara sambil memeluk Bella, mengecup singkat pipinya di depan Karin. "Mana pernah aku menolak panggilan kamu, kamunya aja yang susah aku temui akhir-akhir ini," jawab Bella seraya membalas pelukan Frans. Frans melepaskan pelukannya, lalu mengajak Bella masuk sambil menggandeng tangannya. "Ayo masuk!" Bella masuk, berjalan beriringan dengan Frans, sedangkan Karin berjalan di belakang mereka. "Aku punya firasat buruk atas sikap baik mas Frans setelah marah tidak terkendali, lalu berubah baik dalam se

