"Aw ...!" Frans merintih ketika Karin terpaksa harus menggigit bibir bawahnya. Saat cengkraman Frans melonggarkan, Karin pun mendorong tubuh Frans, hingga akhirnya dia berhasil melepaskan diri. "Apa yang kamu lakukan?" pekik Karin sambil berdiri, mengusap bibirnya yang basah akibat permainan brutal sang suami. Sedangkan Frans masih duduk di atas sofa sambil mengusap bibir bawahnya yang mengeluarkan darah segar. "Kamu istriku, Karin. Apa aku salah kalau aku mau melakukannya denganmu?" Sudah tiga tissue dia habiskan untuk mengusap darah yang tidak mau berhenti mengalir. Dia juga bicara tanpa melihat ke arah Karin. "Tapi nggak dengan cara yang kasar kayak gini." "Apakah kalau aku bersikap lembut kamu akan melakukannya?" Karin diam, Frans kembali bicara. "Nggak, kan?" "Aku kan udah bilang

