Sementara Brian baru masuk ke dalam mobil dan membanting pintu mobil itu kencang, lalu menarik dasinya yang sudah hampir terlepas dengan kasar, ia masih kesal oleh ulah Johan dan teman-temannya. "Ada apa Bri ko kaya kesal gitu sih? kenapa lo berantakan begini?" Johan yang sudah duduk dibelakang kemudi, menatap Brian dengan penuh tanda tanya "Sialan karena ide Lo itu gue jadi dikeroyok sama preman sini, sepertinya bos mereka menyukai Ranti jadi ga terima Ranti diantar pulang oleh pria lain!" saut Brian dengan wajah ditekuk. Johan tergelak, "Resiko punya cewek cantik!! " ledek Johan Brian hanya menghela napas dengan kesal. "Besok suruh Ranti harus pindah ke salah satu apartemen gue, gue males urusan sama mereka!" titah Brian lalu menyandarkan tubuhnya. "Ga bisa Bri, nanti orang-orang

