Lebih Tepatnya, Sih ....

1321 Kata

T 47 Jewel meringis ketika mendengar Trevor muntah untuk ketiga kalinya hari itu. Padahal hari belum siang, tetapi wajah pria berbadan jangkung sudah terlihat pias. Menuruti saran ibunya, Jewel telah membuatkan rebusan jahe asli buat suaminya. Namun, sepertinya jamu itu tidak berpengaruh banyak buat Trevor. "Aduh, pusing," keluh pria berkaus hitam sambil mermijat pangkal hidungnya. "Minum obat nyeri aja, Mas," usul Jewel. "Bentar lagi. Nunggu perutnya enakan." Jewel mengusap perutnya. "Nak, udah, ya. Kasian bulao Papa mabok terus." Trevor melirik istrinya, kemudian menggeser badan hingga menempel dengan Jewel. Dia menyandarkan kepala ke pundak perempuannya sambil ikut mengusap perut Jewel. "Mas, geseran dikit." "Hmm?" "Berat." "Saya langsing." "Tetap aja jauh lebih ge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN