Ratrat

1410 Kata

T 46 Seorang pria bersweter hijau tua, memandangi langit berawan dari kaca pesawat yang ditumpanginya. Kelebatan wajah Jewel berulang kali melintas dan membuatnya kian merindukan perempuan tersebut. Pria bermata sipit menghela napas dalam-dalam dan melepaskannya sekali waktu. Dia tahu bila tidak bisa lagi mengharapkan Jewel kembali padanya. Terutama karena perempuan bermata cukup besar telah resmi menikah dengan mantan rekan bisnisnya, kemarin sore waktu Indonesia. Mengingat sosok Trevor membuat lelaki bercelana jin hitam menggertakkan gigi. Dia benar-benar dendam pada pria jangkung yang telah memotong jalur. Andai bisa mengubah waktu, dia tidak akan menjalin bisnis dengan pria berpunggung lebar, yang ternyata telah menikamnya dari belakang. Marcellino mengalihkan pandangan ke kiri k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN