II Ést À Moi

1608 Kata

38 Marcellino meremas-remas rambutnya. Lelaki berkaus hitam benar-benar bingung karena tidak bisa menghubungi Jewel. Semua pesannya hanya centang satu, dan tidak ada satu pun telepon yang tersambung. Pria berambut lebat sudah mencoba menelepon Febiola, tetapi sahabat Jewel itu juga tidak bisa membantunya mencari keberadaan Jewel. Sejak keluar dari toko bunga, Marcellino dan kedua rekannya telah berkeliling mencari Jewel. Mereka bahkan mendatangi kediaman Gladys yang ternyata sedang sepi. Malam telah menjelang. Bulan mempertontonkan keelokan bentuk penuhnya. Jutaan bintang tersebar di langit gelap, seolah-olah tidak mau ketinggalan memamerkan pesona mereka. Seusai makan malam, Marcellino menolak ajakan Charlie untuk jalan-jalan keliling kota. Dia memutuskan untuk tidur lebih awal, g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN