"Mas kita mau kemana, sih?" tanya Gita untuk yang ke berapa kalinya. Hari ini tepat seminggu setelah acara lamaran kemarin. Acara lamaran yang tidak perlu Gita ceritakan ke siapapun, karena apa? Karena yang jomblo pasti ngiri. Pak Joko tetap fokus ke arah jalan, namun tangan kirinya yang bebas itu menggenggam tangan mungil Gita. "Kemana-mana hatiku senang!" Gita mendengus kasar, pacarnya eh .... ralat calon suaminya, makin hari kok makin absurd sih! "Ih Mas aku tuh nanya serius!" Gita mencuatkan bibirnya kesal, pasalnya sejak setengah jam yang lalu Gita bertanya jawabannya itu mulu. Lama-lama Gita tampol juga tuh Pak Joko. "Kamu sabar dulu Git, nanti juga kamu tahu kita akan kemana." pak Joko masih fokus ke depan, sambil ibu jari tangannya itu mengelus-elus punggung tangan Gita.

