Part 41

1326 Kata

Semua orang yang ada di sana duduk melingkar di ruang tamu yang sangat besar itu, eforia yang awalnya damai-damai saja mendadak jadi ketegangan seperti ini. "Bisa tolong dijelaskan lebih detail tentang apa yang Anda bilang tadi?" Saka menggenggam tangan Vera sangat erat dengan sorot mata yang berkilat-kilat, tampaknya dirinya akan meledak jika tidak segera diperjelas. Abra yang melihat kekacauan yang dibuatnya pun malah terkekeh pelan, "Tenang saja Pak, itu hanya masa lalu. Pasti Bapak juga pernah punya mantan kan waktu masih sekolah?" Abra malah guyon sendiri, Pak Joko yang berada disebelahnya menutup muka dengan telapak tangan. Awas aja kalau rencana pernikahannya hancur gara-gara Papa nya itu. "Tidak! Saya tidak pernah punya mantan!" ucapan tegas dari Saka itu berhasil menghentikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN