Part 40

1444 Kata

Gita melangkahkan kaki jenjangnya itu ke dalam sebuah tempat yang beberapa hari ini tidak pernah dikunjunginya itu, mengatur nafas beberapa kali gadis asal Jawa ini lalu memasuki ruangan yang terdapat tulisan divisi Finance. Kejadian kemarin tidak lepas dari ingatannya, sesuatu yang membuat hati Gita berdesir pelan membayangkannya. "GITA?!!" Gita bisa mendengar suara cempreng yang menggelegar. Itu sudah pasti adalah Dela, sahabat terbobroknya. Seolah ada magnet yang menarik, Mbak Hana, Bima, dan Tiyo menoleh serentak ke arah Gita. Tampak guratan kekagetan yang sangat kentara. Dela berjalan .... Ah tidak-tidak! Dia berlari kecil ke arah Gita lalu menubruk tubuh kurus Gita dalam pelukan erat nya. Gita hanya bisa meringis saja, masalahnya pelukan Dela itu terlampau erat membuatnya sesak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN