18. Pesan Bude Mujiani

1263 Kata

  Sore ini setelah acara bakar-bakar ayam di pekarangan rumah, kami harus berpisah dengan Bude Muji, suaminya dan Sam. Mereka harus pulang ke Surabaya sebab Sam akan masuk kerja besok. Kata Mas Fery, Sam saat ini sibuk mengurus sanggar beladirinya yang ia bangun sejak dua tahun lalu. Walaupun hanya sehari semalam bersama Bude Muji, kebersamaan kami membuat kesan sangat menyenangkan. Mama benar, kakaknya itu memang cerewet, tapi aku pikir, apa yang ia bicarakan kadang ada benarnya. Misal kenapa membeli makanan di luar itu berisko. Kenapa wanita harus pandai memasak, dan kenapa laki-laki seusia Sam harus menikah. Memang terdengar agak cerewet dan menyebalkan, mengingat aktivitas orang saat ini serba praktis dan bukan lagi di jaman Siti Nurbaya dan Datuk Maringgi. Semua orang berhak atas ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN